Ya Allah, inilah proposal hidupku!

Goresan awal tahun dari ketua kelas Scienza Divi

         Sobat Diviers, untuk suatu acara kepanitiaan apapun, kita pasti menyusun sebuah proposal sebagai pedoman dalam melaksanakan acara tersebut. lalu bagaimana dengan hidup kita? Hidup kita sesungguhnya jauh lebih penting dan membutuhkan persiapan lebih matang dibandingkan acara-acara kepanitiaan yang selalu kita susun rapi melalui sebuah proposal. Jika demikian, pernahkah kita berfikir untuk membuat sebuah proposal hidup?
         Sobat Diviers, banyak orang yang mengatakan hidup itu biarkan mengalir saja, seperti air yang pada akhirnya juga ke laut. Benarkah demikian? Kenyataannya jika dibiarkan saja, tidak semua air akan mengalir ke laut. Seperti air, aliran hidup kita pun harus diarahkan melalui sebuah proposal hidup. Hanya diri kita sendiri yang mampu menyusun proposal untuk hidup kita sekian tahun ke depan, temasuk capaian-capaian dan lompatan-lompatan hidup yang akan dituju. serinci mungkin, sedetail mungkin, sedemikian rupa, sehingga arah hidup kita menjadi jelas. Proposal ini kita buat untuk menuntun kita menggapai prestasi tertinggi yang dapat dibanggakan dihadapan Allah SWT.

        Sobat Diviers, seorang filsuf, Jim Rohn Mengatakan,"Anda tidak bisa menyewa orang lain agar berolahraga untuk anda." Demikian juga keberhasilan hidup, kita tidak akan mampu meraih keberhasilan hidup apabila kita menyerahkannya kepada orang lain. Kitalah yang menentukan hidup kita sendiri. Kitalah yang harus menjalani hidup kita. Allah SWT tidak akan merubah keadaan suatu kaum kecuali kaum tersebut mau bergerak untuk mengubah keadaannya. Untuk itulah, kita perlu membuat sebuah proposal hidup sebagai kompas hidup kita.
        Sobat Diviers, beberapa waktu yang lalu, saya mengikuti PASEDA yang diselenggarakan oleh kakak-kakak BDI kelas XII, yang kini telah purna tugas. Dalam acara tersebut, kami diberi motivasi melalui perjalanan hidup seorang mahasiswa ITB yang selalu menuliskan target hidup dan impian yang ingin dicapainya. Dengan menuliskan apa yang ingin dia capai. Ia menjadi memiliki semangat luar biasa untuk mencapai semua impiannya. Ia mengatakan,"Catatlah semua target hidupmu maka suatu hari nanti, kamu akan melihatnya penuh dengan coretan tapi jika tidak kamu pasti akan lupa dan akhirnya tidak terwujud." Saya mencoba mempraktekkan hal ini dan saat ini, sekitar tiga bulan berlalu, alhamdulillah telah ada empat coretan di kertas target saya. Artinya sudah ada empat target hidup saya yang terwujud. Sobat diviers, inilah sekelumit pengalaman saya mengenai pentingnya membuat proposal hidup.
        Sobat Diviers, di awal tahun 1431 H ini, cobalah untuk memulai membuat sebuah proposal hidup dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik. Hari ini harus lebih baik dari kemarin. Tekad yang tertanam, menumbuhkan semangat juang, semangat berusaha, dan bekerja keras memperbaiki diri dalam rangka mendekatkan diri pada Illahi. Sebelum melakukan hal yang telah kita canangkan dalam proposal hidup kita, pastikan hal itu dapat semakin mendekatkan kita kepada Sang Khalik. Kemudian laporkan proposal hidup kita kepada-Nya, katakanlah, "Ya, Allah inilah proposal hidupku! Aku mohon ridho-Mu, Ya Allah!
       Sobat Diviers, buktikan bahwa Scienza Divi bukanlah kelas biasa! Buktikan bahwa kita adalah pemuda yang siap menghadapi masa depan!
Kitalah armada masa depan yang akan mengukir dunia...
Raih semua bintang dan tebarkan...
Sinarnya terangi semesta...
(Armada Masa Depan by Ada Band)

SEMANGAT REK YO!!!

Referensi:
  • Al-Qur'anul Karim
  • Majalah Nurul Hayat edisi 66
  • Materi PASEDA

NB:
Bwt smw Diviers, q sangat bersyukur bs mnjadi bagian dr kLian. Maaf belum bS memberikan yG trbaik. Koreksi atas sikap, tindakan, ataupun keputusanq yG kurang tepat, sangat q harapkan. Trims. Sono felice di sapere che...

Presidente della Classe Scienza Divi
 Risma Yulita Sundawa